Pengungkapan ini, yang dirinci dengan cermat oleh Liam McPherson, menyelidiki kompleksitas pencarian Liverpool untuk mendapatkan kepemimpinan segar di luar lapangan, menawarkan wawasan tentang potensi restrukturisasi arah klub ke depannya.

Pengumuman Klopp untuk meninggalkan The Reds menimbulkan kejutan di komunitas sepak bola, membuat para pemain dan penggemar tercengang. Selain kepergian Klopp, tokoh-tokoh penting termasuk Pepijn Lijnders, Peter Krawietz, dan Vitor Matos juga diperkirakan akan hengkang, menandakan masa transisi bagi Liverpool.

Pergolakan ini tidak hanya terjadi pada staf pelatih, karena kepergian Jorg Schmadtke merupakan kerugian besar dalam hierarki administratif klub.

Urgensi Liverpool untuk mendapatkan direktur olahraga baru tidak dapat disangkal, terutama dengan penolakan Michael Edwards untuk kembali menduduki posisi tersebut. Walaupun Tim Steidten dari West Ham United awalnya dipertimbangkan, namun masa jabatan Dan Ashworth di Newcastle United-lah yang menarik minat Liverpool.

Reporter Ben Jacobs mengatakan kepada GIVEMESPORT: “Saya tidak berpikir Ashworth berada di luar kemungkinan karena dia disukai oleh Liverpool.”

Dan Ashworth, yang terkenal karena kecerdasan strategisnya di Brighton dan Newcastle, memiliki rekam jejak yang solid dalam menunjukkan dan memanfaatkan bakat. Akuisisinya yang sukses, termasuk Leandro Trossard dan Moises Caicedo di Brighton, serta Alexander Isak dan Sven Botman di Newcastle, menyoroti bakatnya dalam mengatur kesepakatan yang menguntungkan dan meningkatkan kinerja tim dalam parameter keuangan.

By livi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *